Dalam perjalanan menitih karir, pasti ada kalanya Anda mendapat kesempatan untuk menjadi seorang pemimpin wanita.
Sebagai seorang pemimpin wanita di tempat kerja, akan ada banyak sekali tantangan yang akan Anda hadapi selama menjabat sebagai petinggi. Apalagi di tempat yang masih belum dapat menghargai nilai kesetaraan gender.
Lalu, apa saja tips yang bisa Anda terapkan agar menjadi seorang pemimpin wanita yang dihormati? Simak ulasan berikut ini.
Terlibat Langsung dengan Tim

Jika ingin menjadi pemimpin yang hebat, Anda harus mau untuk terjun langsung melibatkan diri membantu tim Anda. Dengan terjun langsung, Anda dapat mengetahui progress kerja dari tim dan memberikan insight yang tepat.
Memiliki Target yang Jelas

Sebagai pemimpin, Anda harus memiliki tujuan yang jelas. Tidak hanya itu, Anda harus tahu bagaimana cara yang tepat untuk mencapai target tersebut agar tim Anda dapat menentukan apa yang harus mereka kerjakan terlebih dahulu. Terdapat beberapa syarat agar Anda dapat menentukan langkah mencapai target.
-
Spesifik
Buatlah target yang spesifik sesuai dengan apa yang perlu tim Anda lakukan. Target yang spesifik akan memudahkan tim Anda memahami tujuan yang ingin dicapai.
-
Dapat diukur
Buatlah target yang bisa diukur agar memudahkan Anda dan tim mengetahui pencapaian masing-masing tim dan juga tim secara keseluruhan. Hal ini agar Anda bisa mengetahui seberapa jauh capaian Anda dengan tujuan yang hendak dicapai. Ada beberapa metode yang bisa digunakan untuk menentukan target dan cara mengukurnya, misalnya Objective Key Result (OKR).
-
Dapat dicapai
Tetapkan tujuan yang realistis untuk dicapai sejak awal. Jika Anda tidak bersikap realistis, resiko target tidak tercapai akan semakin besar dan membuat usaha tim Anda sia-sia.
-
Relevan
Pastikan tujuan yang Anda buat penting untuk banyak pihak. Tujuan tidak hanya penting untuk diri Anda sebagai seorang pemimpin, tetapi juga tim Anda, bahkan lebih luas lagi penting bagi banyak pihak. Jika semakin banyak pihak yang merasa suatu tujuan penting, maka akan semakin banyak pihak yang mendukung terwujudnya tujuan tersebut.
-
Batas waktu yang pasti
Pastikan tujuan yang Anda buat memiliki batasan waktu yang jelas, agar Anda dan tim bisa membuat perencanaan secara tepat.
Baca juga: Jadi Wanita Pekerja Sekaligus Seorang Ibu? Lakukan 6 Tips Manajemen Waktu Ini!
Bangun Pemikiran yang Positif

Kehebatan seorang pemimpin dapat diukur dari seberapa baik ia membangun suasana yang positif dalam timnya. Anda harus mampu menanamkan optimisme di dalam tim agar proses dan interaksi kerja dapat berjalan secara kondusif. Anda dapat melakukan beberapa hal berikut untuk membangun suasana kerja yang positif.
- Percaya bahwa Anda bisa menghadapi rintangan, pertentangan, dan hal-hal negatif yang mungkin terjadi dalam proses pembentukan budaya yang positif.
- Berani bermimpi dan konsisten berbicara tentang apa yang bisa terjadi dengan terbentuknya budaya yang positif.
- Temukan dan manfaatkan titik penyelarasan ketika terjadi rintangan atau pertentangan dalam proses pembentukan budaya.
Miliki Empati

Sebagai seorang perempuan, Anda dimungkinkan memiliki kelembutan perasaan yang lebih dibandingkan dengan laki-laki. Ketika Anda mempunyai tujuan yang jelas dan terukur bukan berarti Anda tidak bisa merasakan apa yang tengah dirasakan tim Anda. Dengan berempati pada tim, Anda bisa merasakan dan memahami cara pandang dan berpikir tim Anda sehingga bisa lebih mudah mengarahkannya untuk mencapai tujuan yang diharapkan.
Menjadi Pemimpin Wanita yang Terbuka dengan Tim

Menjadi pemimpin bukan berarti Anda sempurna. Pemimpin juga memiliki keterbatasan atau kelemahan, dan tidak apa-apa untuk menunjukkan kelemahan tersebut kepada tim Anda dan meminta bantuan mereka. Bersikap terbuka dengan tim Anda memungkinkan adanya dialog yang memungkinkan Anda dan tim untuk saling memahami dan mendukung satu sama lain.
Menjadi Pendengar yang Baik

Kemampuan mendengarkan dengan ekektif penting bagi seorang pemimpin hebat. Anda bisa mengetahui dan memahami tim dengan baik jika Anda mendengarkan dengan efektif. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk melatih kemampuan mendengrakan yang efektif:
- Tunjukan bahwa Anda peduli dengan tim Anda. Seorang wanita biasanya cenderung lebih pandai dalam menunjukan kepeduliannya. Dengan menunjukan bahwa Anda peduli, tim akan cenderung merasa dirinya diperhatikan dan bisa bekerja dengan baik.
- Buat tim Anda merasa dekat (engage) dengan Anda. Berikan kesempatan pada tim untuk menceritakan pendapat dan pandangannya sehingga tim merasa dirinya dilibatkan dan dekat dengan Anda.
- Jangan menghakimi tim Anda, cobalah mendengarkan dan pahami sebelum memberikan penilaian.



